Indikator
  • Undercontruction

Mardani Setuju Upaya Penghentian Istilah Kecebong-Kampret di Medsos

Home / Peristiwa - Daerah / Mardani Setuju Upaya Penghentian Istilah Kecebong-Kampret di Medsos
Mardani Setuju Upaya Penghentian Istilah Kecebong-Kampret di Medsos Wakil Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera. (FOTO: rmolsumsel)

PANDEGLANGTIMES, JAKARTA – Wakil Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyambut baik upaya menghentikan penggunaan istilah kecebong dan kampret di media sosial (medsos). 

Menurut Mardani, medsos memang berkembang pesat, termasuk untuk berbagai istilah-istilah di kalangan warganet atau netizen. 

"Kami sangat setuju ya, imbauan itu bagus," kata Mardani di gedung DPR, Jakarta, Senin (9/7/2018). 

Aa Gym sebelumnya meminta supaya panggilan kecebong dan kampret antar sesama manusia dihilangkan. Hal tersebut dinyatakan Aa Gym dalam ceramahnya di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Minggu, 8 Juli lalu. 

Menurut Aa Gym, selain dilarang memanggil sesama manusia dengan gelar yang buruk, larangan lainnya adalah tidak boleh mengolok, mengejek, atau meremehkan orang yang berbeda sikap. 

Meski sepakat dengan pendiri pondok pesantren Darut Tauhid itu, Mardani juga mendorong pemerintah melakukan literasi medsos yang baik, termasuk persoalan etika. 

Dia mengibaratkan warganet di medsos seperti pengguna jalan raya yang jika tidak mengedepankan etika berkendara akan mengalami tabrakan.

Kata Wakil ketua Komisi II DPR itu, penggunaan istilah-istilah seperti kecebong dan kampret juga mereduksi nilai-nilai sosial. Penggunaan istilah itu juga tak tepat untuk kompetisi dalam berdemokrasi. "Kita harus punya modal sosial yang kuat. Kita cuma berkompetisi sesama anak bangsa," tutup Wakil Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera. (*)

Berita Terkait

Komentar

Top
Tim.my.id Wawanita.com satriamedia.com