Initiative Institute: 4 Wanita Ini Jadi Bukti Power Emak-Emak Menguat

Home / Berita / Initiative Institute: 4 Wanita Ini Jadi Bukti Power Emak-Emak Menguat
Initiative Institute: 4 Wanita Ini Jadi Bukti Power Emak-Emak Menguat Qodari dan Airlangga Pribadi saat berdiskusi dengan tajuk 'The Power Of Emak-Emak di Lingkaran Istana' di Jakarta (FOTO: Alfi Dimyati/TIMES Indonesia)

TIMESPANDEGLANG, JAKARTAThe Initiative Institute berpendapat, kemenangan Khofifah Indar Parawansa dalam Pilgub Jawa Timur 2018 membuktikan bahwa power emak-emak (kaum wanita) dalam kancah perpolitikan Indonesia mulai diperhitungkan.

Menurut dia, tampilannya perempuan juga membantah realitas poltik bahwa politik identik dengan pertarungan yang keras, penuh dengan money politik dan manuver oligarkhi yang selama ini berkembang.

"Peran perempuan dalam dunia politik dinilai sudah menunjukan daya tawar atau taringnya," kata Direktur Eksekutif The Initiative Institute Airlangga Pribadi Kusman dalam sebuah diskusi bertajuk The Power of Emak-Emak : Srikandi-Srikandi Istana di Kawasan Setia Budi, Jakarta, Minggu (22/7/2018).

Meski demikian, kata dia, Perempuan yang ingin maju dalam gelanggang politik harus matang dalam berorganisasi dan merakyat.

"Bu Khofifah ini kan sudah matang dalam organisasi, sejak muda di sudah matang dalam organisasi, akar rumput muslimat juga sangat kuat," ujar dia.

Senada dengan Airlangga Pribadi, Pengamat LIPI, Irine Haraswari juga mengatakan kebangkitan Emak-emak sudah mulai nampak dan ketika mereka mengidolakan seseorang, militansi mereka sangat kuat.

"Ambisi mereka juga sangat kuat, ketika mereka mengatakan sekarang pakde (Soekarwo ; Gubernur Jatim), besok bude (Khofifah) dan kenyataannya, kemenangan itu terjadi," jelasnya.

Sementara itu, Direktur eksekutif Indo Barometer, Muhammad Qodari juga mengatakan bahwa untuk bisa menjadi politisi perempuan handal, maka Politisi itu harus kuat di Organisasi, pandai beretorika, wawasannya luas dan memiliki stamina yang hebat.

"Untuk jadi politisi handal dia harus bisa berorganisasi, contoh perempuan yang exelent itu seperti bu khofifah. Dia kuat berorganisasi sejak 17 tahun mulai dari organisasi masyarakat dan Politik, jadi waktunya banyak di organisasi dari pagi, Siang dan malam," ujar dia.

Pada kesempatan itu, Airlangga Pribadi menyebutkan bahwa saat ini ada empat tokoh perempuan yang kiprahnya sangat mewarnai dalam kehidupan politik dan roda pemerintah. Kiprah mereka juga selalu menyedot perhatian dan menjadi konsumsi berita publik. 

Mereka ialah Khofifah Indar Parawansa (Gubernur Jawa Timur mantan Menteri Sosial), Retno Marsudi (Menteri Luar Negeri), Susi Pudjiastuti  (Menteri Kelautan dan Perikanan) serta Sri Mulyani Indrawati (Menteri Keuangan).

Menurut The Initiative Institute keempat wanita ini jadi bukti bahwa power emak-emak (kaum wanita) di perpolitikan tanah air sudah sangat diperhitungkan. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com