Indikator
  • Undercontruction

Majelis Ponpes Serukan Dukung Calon Ulama di Pilpres 2019

Home / Politik / Majelis Ponpes Serukan Dukung Calon Ulama di Pilpres 2019
Majelis Ponpes Serukan Dukung Calon Ulama di Pilpres 2019 Majelis Silaturrahim Kiai dan Pengasuh Ponpes se-Indonesia mendeklarasikan mendukung pasangan capres-cawapres yang ada unsur ulama yakni duet Jokowi-KH Ma'ruf Amin.ponpes Asshiddiqiyah, Kedoya, Jakarta Barat, Sabtu (15/9/2018) malam (FOTO: Okezone)

PANDEGLANGTIMES, JAKARTAMajelis Silaturrahim Kiai dan Pengasuh Pondok Pesantren se-Indonesia (MSKP3I) mendeklarasikan kesepakatan bahwa wajib hukumnya para ulama mendukung calon dari kalangan Ulama.

Deklarasi yang disebut Ittifaqul Ulama itu disampaikan dalam acara Silaturahmi Kiai dan Pengasuh Pondok Pesantren se-Indonesia di Pondok Pesantren Assiddiqiyah, Kedoya, Jakarta Barat, Sabtu (15/9/2019). Sebanyak 450 kiai hadir mewakili ulama di seluruh Indonesia.

Pengasuh pondok pesantren Asshiddiqiyah, KH. Noer Muhammad Iskandar SQ menyampaikan bahwa, Kiai dan Pengasuh Pesantren se-Indonesia telah bersepakat untuk mendukung pasangan capres-cawapres yang ada unsur ulama yakni duet Jokowi-KH Ma'ruf Amin.

"Dengan Mohon Ridho Allah, para kiai mendukung KH Maruf Amin untuk menjadi wakil presiden Republik Indonesia," ujar KH Noer Iskandar SQ.

KH Noer Iskandar SQ mengatakan terdapat empat alasan kenapa para kiai se-Indonesia mendukungan pasangan duet Jokowi - KH. Ma'ruf Amin.

Pertama, para kiai harus merasa bangga ada ulama yang akan menjadi pemimpin nasional.

"Karena kami adalah bagian dari para kiai dan ulama tersebut. Ulama itu kiai Ma'ruf Amin," ujar KH Noer Iskandar SQ.

Kedua, mendukung dan memerjuangkan kiai atau ulama untuk menjadi pimpinan nasional merupakan bagian dari dakwah.

Ketiga, dengan kiai yang menjadi pimpinan nasional maka KH Ma-ruf pasti tahu apa yang diperlukan para kiai atau para ulama dalam berjuang memperbaiki aqidah umat dan bangsa.

Keempat, dengan KH Ma'ruf sebagai wakil presiden maka para kiai dan para ulama akan tenang dan nyaman berdakwah karena pimpinannya adalah kiai.

"Jadi adalah wajib hukumnya kita para kiai atau ulama mendukung kyai untuk menjadi pemimpin nasional," tegas KH Noer Iskandar SQ.

Sementara itu, KH. Abuya Muhtadi Dimyati dalam tausiyahnya meminta seluruh ulama yang hadir agar sama-sama menjalankan hasil Ittifaqul Ulama serta mendoakan KH Ma'ruf Amin.

"Kepada ulama jangan diubah, Saya punya saudara namanya Kiai Ma'ruf amin yang dipilih Pak Jokowi untuk mendampinginya agar para ulama bisa memilih Kiai Ma'ruf," ujarnya.

Menurutnya, dukungan terhadap ulama sesuai dengan hati nurani serta memudahkan dalam menjalankan misi dakwah. Pertemuan itu, kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh KH. Afif Astahar. (*)

Berita Terkait

Komentar

Top
Tim.my.id Wawanita.com satriamedia.com