Tenggelam di Pantai, Pejabat Bank Dunia Meninggal

Home / Berita / Tenggelam di Pantai, Pejabat Bank Dunia Meninggal
Tenggelam di Pantai, Pejabat Bank Dunia Meninggal Ilustrasi - Tenggelam (FOTO: iStockphoto)

TIMESPANDEGLANG, BADUNG – Salah satu senior economist Bank Dunia, Aakansha Pandemeninggal dalam perjalanan ke rumah Sakit Siloam, Kuta, Badung, Bali. Warga negara AS ini dikenal sebagai Senior Economist World Bank.

Perempuan 38 tahun ini meninggal akibat tenggelam di Pantai Double Six, Seminyak, Kuta, Badung, Bali, pada Sabtu, (21/7/2018) pukul 17.00 WITA. 

Dari data yang dihimpun, saat itu korban bersama suaminya Ziad Haider dan rekannya yang berjumlah 6 orang tiba di Pantai Doble Six. Setibanya di pantai, korban sempat bermain pasir. Kemudian berenang ke tengah laut. Tiba-tiba ada ombak besar yang menggulung korban. Korban pun tenggelam.

Korban sempat diselamatkan petugas Balawista. Pertolongan pertama pun sempat diberikan. Selanjutnya dievakuasi ke Rumah Sakit Siloam. Namun ia dinyatakan meninggal dunia. Selanjutnya jenazah dibawa ke rumah sakit umum Sanglah, Denpasar.

Kabid Humas Polda Bali AKBP Hengky Widjaja yang dihubungi TIMES Indonesia membenarkan hal tersebut. Hengky mengatakan, dari keterangan saksi, Dr Kristya, bahwa pada Sabtu (21/7/2018) sekitar pukul 17.35 WITA, saksi sedang bertugas jaga di Rumah Sakit Siloam. Saat itu datang korban yang diantar oleh Balawista Kabupaten Badung, Bali, 

"Kemudian, saksi langsung melaksanakan pengecekan terhadap kondisi pasien berupa cek respons dan cek denyut nadi, dan nafas serta dilakukan rekam jantung. Namun pasien sudah dalam keadaan meninggal dunia saat tiba di rumah sakit," kata Hengky, Minggu (22/7/2018) malam. 

Selanjutnya, dokter menyarankan agar jenazah tersebut dikirim ke Rumah Sakit Sanglah untuk dilakukan outopsi. Namun pada saat itu, suami korban menolaknya. Hingga dari pihak Ruma Sakit Siloam menghubungi tim RSAD dalam pengurusan jenasah korban.

Pada pukul 22.30 WITA, datang ambulance Antar Bangsa. Selanjutnya jenasah tersebut langsung diserahterimakan. Untuk proses berikutnya menuju ke penitipan jenazah Rumah Sakit Umum Sanglah Denpasar.

"Korban senior economist Bank Dunia, Aakansha Pandemeninggal dunia diduga karena tenggelam. Pada tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan," kata Hengky. (*)

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com